IPAS Kelas 5: Ekosistem dan Keseimbangan Lingkungan
Menganalisis keterkaitan komponen ekosistem, rantai makanan, dan tindakan manusia terhadap keseimbangan lingkungan.
Pada Fase C, peserta didik mulai membangun penjelasan yang lebih terhubung tentang sistem alam. Ekosistem dapat dipahami sebagai hubungan antara makhluk hidup dan lingkungan fisiknya dalam suatu tempat.
Produsen seperti tumbuhan membuat bahan makanan sendiri. Konsumen memperoleh energi dengan memakan organisme lain, sedangkan pengurai membantu mengembalikan materi ke lingkungan. Hubungan makan dan dimakan dapat digambarkan dalam rantai makanan.
Jika satu komponen ekosistem berubah secara besar, komponen lain dapat ikut terdampak. Penggunaan lahan, pencemaran, penebangan, atau perubahan ketersediaan air dapat mengubah habitat dan keseimbangan ekosistem.
Upaya menjaga keseimbangan lingkungan dapat dilakukan melalui pengurangan sampah, penggunaan sumber daya secara bijak, perlindungan habitat, dan tindakan bersama yang sesuai kondisi setempat.
Gunakan contoh dari lingkungan madrasah dan rumah agar peserta didik dapat menghubungkan konsep dengan hasil pengamatan nyata.
Tujuan pembelajaran
- Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem.
- Menjelaskan hubungan makan dan dimakan dalam rantai makanan.
- Menganalisis contoh perubahan lingkungan akibat aktivitas manusia.
Latihan
Jawaban: Jawaban bervariasi sesuai hasil pengamatan peserta didik.
Jawaban harus berupa contoh nyata yang relevan dengan materi.
Jawaban: Bukti berasal dari hasil pengamatan, catatan, atau informasi yang relevan.
Kesimpulan ilmiah harus dapat ditelusuri kembali ke data atau bukti.
Sumber
Capaian Pembelajaran IPAS Fase A-C